Perempuan, Nasionalisme dan Pendidikan

Pertanyaan mendasar adalah kaitan perempuan dan nasionalisme. Di tengah maraknya wacana partai berideologi nasionalis dan agama, kemana perempuan mengidentifikasi pilihan politiknya. Hasil Survei Pemilih Indonesia 2003, The Asia Foundation menyebutkan hanya 10% pemilih yang menentukan pilihan partainya berdasarkan ideologi. Sedangkan dari semua komponen koresponden, perempuan adalah yang paling tidak bisa membedakan satu partai dengan lainnya, jangankan berdasarkan ideologinya. Hal ini menarik, mengingat maraknya pasangan capres dan cawapres yang berdaya upaya menarik pemilih. Padahal 51% pemilih adalah perempuan, selayaknya suara perempuan diperhitungkan.