Not that

Iam grateful for American for what I have read from them have enrich me and inspire me, like when I read Walt Whitman, or Emerson, or Emily Dickenson or many other poets.

If

Can you imagine Indonesia’s forrest with in 1970 given concession to 9 companies to have forrest concession HPH for their logging operations. The USA of 9 companies have 2.726 million areas concession with investmen 6,2 million US$ and mostly they have concession to use forrest up to 20 years.

The Winner is

And the WINNER IS CAPATALIST, The Winner Is PORNOGRAPHY
The competition between human, to get food, health and happiness is all through human years…
Sexuality and Cruelty persist to maintain patriarchy, said Irene Diamond on Millet on Sexual Politics.
Liberal coopetive masks on the face of sexist hate and fear worn by nice guy as Robin Morgan said.
Pornography [...]

Penjajahan Arab

Sebagai muslim sejak lahir, saya mengenal Tuhan baik secara ritual keagamaan kolektif maupun personal. Dalam pengenalan saya dengan Tuhan itu saya tidak habis pikir betapa sekarang banyak orang yang mengaku Tuhan. Orang-orang yang mengaku tuhan ini berkelompok, berseragam seperti ‘malaikat’ berbaju putih, dan tidak seperti tuhan yang saya kenal Yang Penuh Cinta, mereka yang mengaku tuhan ini menebarkan kebencian dan melakukan kekerasan. Yang lebih membuat saya kesal dan sangat sebal adalah kata-kata ES terkait dengan tindakan FPI (saya menyebutnya Front Penghina Islam) “kalau satpol PP melakukan kekerasan kenapa boleh”…lalu host/pembawa acara TvOne yang lebih pintar dari ES bilang…konteksnya beda dan mereka berwenang…, tapi terus. Saya lalu berfikir, duh ini orang yang bernama ES sekolah dimana? Siapa yang mengajarinya (mudah2an tidak satu almamater dengan saya, mengingat sarang Arabisasi bermula di sana)..

Sebagai seorang yang mencintai Tuhan dan sangat merasakan bahwa Tuhan mencintai saya, tindakan-tindakan mentuhankan diri dari sekian banyak orang telah membuat saya khawatir bahwa negeri Indonesia musnah.Negeri yang didirikan oleh pengorbanan raga, jiwa, harta (darah, air mata,keringat) dari suku-suku bangsa berbeda-beda agama mengusir penjajah Belanda. Negeri yang menginspirasi bangsa-bangsa lain (di Asia Afrika) memerdekakan diri dari penjajahan.

Musnahnya suatu negeri bukanlah tidak mungkin lihat saja Uni Soviet, Yugoslavia, Cekoslovakia. Atau negeri-negeri yang mengubah dasar negaranya Iran, Burma dll.

Ancaman Musnahnya Kekayaan Seni-budaya

Bagi orang-orang muslim kebanyakan, terutama muslim perempuan commonality atau sesuatu yang umum menjadi landasan mengikuti perubahan. Ibu-ibu rumah tangga yang tidak memakai jilbab dalam keseharian, karena tetangganya menggunakan jilbab akhirnya bila ada acara memakai jilbab. Indonesia memang negeri yang gampang terpengaruh trend. Akan tetapi dalam konteks jilbab, trend-nya bukan dalam kategori fashionista (fashion saja), tetapi sudah menjadi hal yang inheren dengan kehidupan yang dianggap baik, karena kalau perempuan belum pakai banyak di antara mereka merasa ‘belum insyaf’ rendah diri atau merasa dosa. Kalau saya, biasanya simpel saja, memangnya ini Malaysia. Malaysia kan tidak punya Pancasila. Hal ini antara lain tampak dari perempuan yang terjun ke politik baik menjadi calon bupati, atau calon legislatif, agar tetap menjadi bagian umum-yang dianggap baik menggunakan jilbab. Saya tidak mau mendebat atau mendiskusikan jilbab, baik kaitannya sebagai pilihan personal ideologi maupun sebagai trend. Tapi saya beranggapan jilbab adalah salah satu penjajahan Arab dan adanya kepercayaan pengguna jilbab terkait dengan imbalan surga bagi dan terjauhkan dari neraka.

batalkan SKB

15. Siaran Pers Seruan Pembatalan SKB Ahmadiyah dari Aliansi Perempuan P
Posted by: “Olin Monteiro” olin.monteiro@gmail.com   cfwr_kupang
Mon Jun 9, 2008 10:18 pm (PDT)
*Siaran Pers 10 Juni 2008*
*Seruan Pembatalan SKB:*
*SKB Adalah Kekerasan Negara terhadap Warga Negara*
*(Terhadap Orang tua, Perempuan dan Anak)*
Melalui surat penyataan ini, kami mengecam keras terbitnya SKB (Surat
Keputusan Bersama) terkait dengan keberadaan Ahmadiyah yang
dikeluarkan pemerintah.
SKB [...]

PERNYATAAN KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA (KOMNAS HAM) TENTANG

2. Bahwa negara, terutama pemerintah mempunyai kewajiban sebagaimana dimandatkan di dalam konstitusi untuk memberikan periindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia.
Dalam kaitannya dengan kewajiban untuk memberikan periindungan, Negara diharuskan memberikan kemudahan dan periindungan bagi setiap warga negara menjalankan agama dan keyakinannya. Bukan sebaliknya, membatasi hak-hak warga negara menjalankan ajaran agamanya.

3. Bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 73 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, pembatasan hak dan kebebasan hanya dapat dibatasi oleh dan berdasarkan undang-undang. Berdasarkan hal tersebut, maka pembatasan dan pelarangan bagi Jemaat Ahmadiyah
melalui Keputusan Bersama ini tidak sejalan dengan amanah Pasal 73 tersebut.
4. Berdasarkan pada kewajiban konstitusional Negara tersebut dan kewajiban internasionalnya, kami berpandangan Keputusan Bersama Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri dapat mengurangi secara serius ketaatan Negara ini terhadap kewajiban dasarnya, yaitu menjaga konstitusi dan kewajiban internasional hak asasi manusia.Demikian pernyataan ini disampaikan dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif bagi pamajuan, periindungan dan penegakan hak asasi manusia serta menciptakan suasana yang harmonis dalam menjalankan kebebasan beragama

JANGAN PERCAYA MEDIA SEPENUHNYA

Media:cetak atau elektronik tidak bisa dpercya,karena semua isinya tdk bisa tidak mengandung 5w1h (what,when, where, why, who, how) &perpektif.Yang terakhir ini yg paling nyata menunjukkan bahwa media ditulis berdasarkan kepentintgan golongan yang menjadi matron/patron media.
>Patron utama media2 adalah pemilik uang (yang bisa memiliki media) dan penguasa pemerintahan.
> Kekuatan perspektif dalam isi berita media mampu melahirkan citra, ‘imaji’, icon, label pada seseorang atau ‘kesan/impresi’, ‘opini’,'impuls’,

FUNDAMENTALIST FEMINIST

To be a fundamentalist feminist is only needs determination and loyalty. The determination is to continue struggle for change a patriarchy system into an equal joint-mutual community in the World. To be a fundamentalist feminist you have to be ready to be accused as not fair, “sexist”, un-strategic, due to way of persistence to be on female side, encourage female to be leader, and dare to create women’s space for their affirmation action in many parts of the life.

PENIS CONSPIRACY, how it works

Even in single and simple act like to choose and vote a person leader, women do not have capability to be on her-side. The cloud of theories, comment, and ideology have blurred women (academic) in seeing other woman—what they see is no longer a woman, but a form of an act, and ambition, persistence or power—of which they are never seen in a man (they surrender before the Primaries). Because of the cloud on how media (if you aware, the true enemy of women is Media: television, internet, newspaper—have succeed in exploit women) built, she was have not reach what many women expected.

Hillary Speech

I often felt that each of your votes was a prayer for our nation, a declaration of your dreams for your children, a reflection of your desire to chart a new course in this new century and in the end, while this primary was long, I am so proud we stayed the course together because we stood our ground, it meant that every single United States citizen had a chance to make his or her voice heard.

A record thirty-five million people voted in this primary, from every state, red, blue, purple, people of every age, faith, color and walk of life. And we have brought so many people into the Democratic Party and created enthusiasm among those we seek to serve. And I am committed to uniting our Party, so we move forward, stronger and more ready than ever to take back the White house this November.

For the past seven years, so many people in this country have felt invisible, like your president didn’t even really see you. I have seen the shuttered factories, the jobs shipped overseas, the families struggling to afford gas and groceries, but I’ve also seen unions retraining workers to build energy efficient buildings, innovators designing cars that run on fuel cells and bio-fuels and electricity, cars that get more miles per gallon than ever before, cars that will cut the cost of driving, reduce our reliance on foreign oil and fight global warming.

I have met too many people without health care, just a diagnosis away from financial ruin, but I have also seen the scientists and researchers solving the medical mysteries and finding the treatments and cures that are transforming lives. I have seen the struggling schools with the crumbling classrooms and the unfair burdens imposed by No Child Left Behind, but I have also met dedicated and caring teachers who use their own savings to buy supplies, and students passionately engaged in the issues of our time, from ending the genocide in Darfur to once again making the environment a central issue of our day.